Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

contoh proposal


PROPOSAL
PENTAS SENI (PENSI)
SMA MUHAMMADIYAH 1 PALEMBANG

BAB 1
PENDAHULUAN


1.1 Dasar Pemikiran

Budaya merupakan hal yang perlu di lestarikan. Indonesia memiliki beranekaragam budaya yang indah dan tak lepas dari karya seni.
Sesuai dengan program kerja Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMA Muhammadiyah 1 Palembang tahun ajaran 2012/2013, kami bermaksud menyelenggarakan Pentas Seni (PENSI).
Dalam rangka meningkatkan apresiasi dan kecintaan para siswa terhadap kesenian dan kebudayaan. Sesuai dengan program kerja IPM SMA Muhammadiyah 1 Palembang, dan untuk mengisi libur tengah semester tahun ini, kami merencanakan untuk mengadakan kegiatan Pentas Seni (PENSI). Melalui beberapa kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa kecintaan terhadap kesenian dan menjadi refreshing setelah menempuh Ulangan Tengah Semester.

1.2 Landasan Kegiatan
Landasan kerja penyelenggaraan pentas seni tahun pelajaran 2012/2013 ini adalah :
  1. Program Kerja IPM SMA Muhammadiyah 1 Palembang  tahun pelajaran 2012/2013 yang telah menjadi agenda rutin setiap tahun.
  2. Rapat pengurus IPM SMA Muhammadiyah 1 Palembang dengan musyawarah Perwakilan Kelas (MPK).
1.3 Tujan Kegiatan
Kegiatan pentas seni ini memiliki tujuan sebagai berikut.
  1. Untuk meningkatka rasa kecitan terhadap kesenian Indonesia.
  2. Menumbuhkembangan keyakinan seluruh siswa untuk berusaha mewujudkan kemampuan dan keterampilan serta kreativitasnya  secara individu maupum secara kelompok.
  3. Mengisi libur tengah semester tahun ajaran 2012/2013.
1.4 Sasaran Kegiatan
Sasaran kegiatan Pentas Seni SMA Muhammadiyah 1 Palembang Tahun 2012-2013 adalah sebagai berikut.
  1. Siswa Kelas XII sebagai calon alumnus SMA Muhammadiyah 1 Palembang nantinya diharapkan agar dalam hidup bermasyarakat maupun sebagai mahasiswa dapat menjaga dan mengangkat nama baik almamaternya.
  2. Siswa kelas I dan II dalam kegiatan ini dapat memperlihatkan kemampuan, keterampilan, dan seni budaya yang berkesan serta membangkitkan rasa haru yang dalam.
  3. Guru-guru sebagai pendidik, pembimbing, dan pengajar untuk mengkoordinasi dan memotivasi siswa agar memperoleh pengalaman dalan berkarya.

BAB II
ISI KEGIATAN

1.1  Nama Kegiatan

“Pensi Seni (PENSI) SMA Muhammadiyah 1 Palembang”

1.2  Jenis-jenis Kegiatan

Pentas Seni siswa SMA Muhammadiyah 1 Palembang yang terdiri dari :

  1. Pagelaran Seni
·  Grup Band

  1. Pagelaran Bahasa
·  Lomba bahasa
I. Bahasa Daerah :
Ø  Berbalas pantun
Ø  Dongeng daerah
II. Bahasa Indonesia :
Ø  Pidato
Ø  Puisi
Ø  Bercerita
III. Bahasa Inggris :
Ø  News reading
Ø  Speech
Ø  Story telling

1.3  Waktu dan Tempat Kegiatan

Pentas Seni,insya Allah akan dilaksanakan pada :
Tanggal     : 7-8 Maret 2012
Waktu       : Pukul 08.00 s.d selesai
Tempat      : Lapangan SMA Muhammadiyah 1 Palembang

1.4  Kepanitiaan

Ketua                                : Ikhwan Nazri Zain
Sekretaris                          : 1.Armona Pentani
                                                  2.  Chery
Bendahara                         : 1.Meirina Dzulita
                                            2.Ahmad febri
Seksi Acara                       : Astria Wulandari
Seksi Konsumsi                : 1.Kurnia Handayani
                                            2.Gita Ramadhani
Seksi Perlengkapan          : 1.Marliya Ulva
                                            2.Diana
Seksi Dekorasi dan           : 1.Try Martanto
Dokumentasi                      2.Abdul Rozak
Seksi Humas                     : Leonita Wima Putri
Seksi Keamanan               : 1.Firmansyah
                                            2.Mela Imelda
Seksi PPPK                       : 1.M.Andri Zulkarnain
                                            2.Eni Rianty
Pembantu umum              : 1.Indah Mutia Sari
                                            2.Kgs Doni Reynaldi

1.5  Anggaran Biaya

Pemasukan:
Iuran Siswa @ Rp 15.000,- X 1400 Rp 21.000.000,-
Donatur Sekolah Rp 2.000.000 ,-
Total Rp 23.000.000,-

Pengeluaran :
Konsumsi @ Rp 5000,- X 1500 Rp 7.500.000,-
Administrasi Rp 500.000,-
Panggung dan sound system Rp 3.000.000,-
Bintang tamu Rp 8.000.000,-
Kenang-kenangan Rp 1.000.000,-
Lain-lain Rp 1.000.000,-
Total Rp 21.000.000,-


BAB III
PENUTUP

Dengan selesainya penyusunan proposal ini, diharapkan semua yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan Pentas Seni (PENSI) Tahun Pelajaran 2012-2013 dapat melaksanakan tugas sesuai dengan tugas masing-masing.
Selain itu, juga diharapkan adanya kerja sama antar seksi sehingga terjalin kesamaan langkah dalan menjaankan tugas.
Besar harapan kami semoga proposal ini dapat bermanfaat sehingga dapat dicapai tujuan yang maksimal sesuai dengan yang diharapkan. Amin.

Palembang, 5 Maret 2012
Panitia Pentas Seni
SMA Muhammadiyah 1 Palembang

Ketua                                                                                         Sekretaris



Jaka Purnama                                                                            Lia Fidiana



            Disetujui oleh
              Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 1



         Drs.M. Nasokha

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

sinopsis buku fiksi


PEREMPUAN BAWANG DAN LELAKI KAYU
Oleh Lia Fidiana

Judul                 : Perempuan Bawang (Kumpulan cerpen)
Pengarang         : Radgi F. Daye
Tanggal terbit  : April - 2010 
Penerbit            : Lingkar Pena, Jakarta
Tebal                : 202 hlm.


          Radgi F. Daye, penulis asal Sumatera Barat, yang lahir di Solok, 11 September 1981 dengan nama asli Ade Efdira. Kesunyian ladang membuatnya mencintai kata-kata dan pena. Tahun 2005 lulus dari Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Andalas, Padang.
Sejumlah tulisannya pernah dimuat di berbagai media seperti Singgalang, Padang Ekspres, Haluan, Mimbar Minang, Annida, Minggu Pagi, Riau Pos, Riau Mandiri, Lampung Post, Koran Tempo, Media Indonesia, Jurnal Cerpen Indonesia, dan Kompas. Pernah beberapa kali memenangkan lomba penulisan cerpen dan puisi, seperti Juara II Lomba Menulis Cerpen majalah Annida (1999), Juara III Sayembara Penulisan Puisi Dewan Kesenian Sumatra Barat (2005), Juara Harapan I Lomba Menulis Puisi Online V tingkat Sumatra, Juara I Lomba Menulis Cerpen Sastra Harian Singgalang (2005), Juara I Lomba Menulis Cerpen Sabili-FOR US (2006), dan Juara Harapan Lomba Cipta Puisi Dewan Kesenian Riau (2006).
Baru-baru ini menerbitkan kumpulan cerpen pertamanya. Berisi 15 cerpen, buku yang merangkum karya Ragdi setelah berkiprah 10 tahun lebih di dunia kepenulisan tersebut diterbitkan Lingkar Pena Publishing House (LPPH). Rendahnya minat penerbit membukukan kumpulan cerpen membuat Perempuan Bawang dan Lelaki Kayu cukup istimewa bagi Ragdi. Apalagi LPPH, penerbit buku itu hanya bersedia menerbitkan satu judul setiap tahunnya untuk kumpulan cerpen. Dalam cerpen ini, unsur lokal etnisitas Minang tetap menjadi andalan cerpen-cerpen yang terhimpun. Daerah yang sesuai dengan asal lelaki asli Minang yang memilih menulis sembari menjadi seorang pendidik alias guru tersebut.
Melalui berbagai kisah yang disajikan, pembaca akan menemukan sebuah kisah mengenai kemiskinan, penderitaan, dan keputusasaan, entah sadar atau tidak, tetap menghadirkan harapan. Harapan bisa jadi berupa perubahan ke arah yang lebih baik secara material atau spiritual. Harapan bias juga berup lahirnya kesadaran tentang diri dan kemanusiaan. Harapan pun adakalanya cukup dengan hadirnya perasaan ikhlas, penuh, sebuah lingkaran utuh, pada diri sendiri.  
          Cerpen ini tidak sekedar berisi hiruk-pikuk dan sesak napas masalah-masalah social dan orang-orang tersaing. Ia juga mengusung sejumlah cerpen yang bersifat lebih personal. Meskipun demikian, bukan bearti cerpen-cerpen tersebut menjadi kurang menyesakkan.
          sebagian kata-kata yang digunakan ialah bahasa dari daerah Sumatra Barat yang menjadi ciri khas dari pembuatan cerpen ini. Meskipun demikian, tidak semua kalangan atau pembaca dapat mengerti dengan bahasa yang khas tersebut. Dan akan lebih baik lagi bila cerpen tersebut diberi catatan arti dari bahasa daerah tersebut.
                                                                                             

SINOPSIS

          Pada cerpen “Permpuan Bawang” Solok hanya berkedudukan sebagai pelengkap pasar. Ia tidak sepenuhnya menjadi setting cerita, tetapi sekedar cabikan singkat guna membangun perasaan tentang betapa tidak bersahabatnya sebuah pasar tradisional kepada warganya. Si ibu penjual harus tergusur karena kedai sewaan tempatnya berjualan akan dijual oleh pemilinya. Kalimat “Pasar Solok sepi sekali” pada cerpen tersebut dapatlah dianggap sebagai sebuah penanda yang mewakili kondisi sepi secara harfiah maupun metaforis, karena pasar tradisional tidak lagi sehidup masa-masa sekarang. Senada dengan “Perempuan Bawang”, Solok pada “Lekuk Teluk” juga memperlihatkan kedudukannya sebagai metafora atas penderitaan. Pada cerpen ini, Solok memang hadir sebagai “tempat kembali”, sebuah tempat yang semestinya memiliki dan menawarkan sesuatu, berdaya pikat, mendatangkan kerinduan, juga haru yang tentu bukan bersumber pada pengalaman pahit. Hanya saja, Solok ternyata solok bukanlah tempat yang demikian, ia menjadi tempat kembali karena ada undangan yang berwujud kabar buruk, ada petaka disana. Perjalanan kembali pun tidak hadir sebagai sesuatu yang tidak menyenangkan, kebergegasan Ilanur, Adam, dan Kael bukan dipicu oleh kerinduan yang menggebu untuk menjumpai orang-orang terkasih, tetapi lebih semacam keharusan datang guna memperoleh kepastian yang bahkan tidak menawarkan rasa damai di akhir cerita itu.
          Secara keseluruhan cerpen “Perempuan Bawang dan Lelaki Kayu”  adalah sebuah kumpulan cerpen yang muram. Keresahan tumbuh subur di dalamnya, hantu-hantu menemukan taman bermain yang mengerikan, dan penderitaan tidak pernah kekurangan nutrisi di dalamnya. Kisah cinta yang gugup, identitas orang kampong yang menggigil karena deru modernitas, dan tradisi Minangkabau yang meleleh adalah pusaran yang kuat dalam tema-tema kumpulan cerpen Perempuan Bawang dan Lelaki Kayu. Dengan alur yang cerdas dan bahasa yang memukau, kisah-kisah di dalam cerpen ini akan membawa kita ke dalam makna cinta, kemanusiaan, dan keberadaan tradisi yang sesungguhnya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

non fiksi

Masa indah di SMA

Saat pertama kali menginjakkan kaki di sekolah ini, yang saya rasakan adalah kekecewaan. Karena pada saat lulus SMP harapan saya adalah saya ingin masuk SMA Negeri tetapi harapan saya hanyalah sia-sia. Kenyataannya ketika SMA saya bersekolah di SMA swasta yang benuansa islami, walaupun sekolah ini cukup terkenal tetapi tetap saja tidak sesuai harapan.
Banyak kejadian yang membuat siswa dan siswi tertawa-tawa bahkan ada pula yang tegang setengah mati. Awalnya kegiatan fortasi (mos) sangatlah membosankan apalagi dengan banyaknya persyaratan yang harus dilaksanakan. Memang sihh awalnya malu memakai sesuatu yang begitu aneh, memakai topi yang tebuat dari bola kaki, memakai baju yang terbuat dari karung, memakai tali sepatu yang terbuat dari tali rafiah dan tidak ketinggalan sebuah kalung yang terbuat dari kardus yang bertuliskan nama. Bayangkan, betapa ribet dan malunya saya.
Tetapi semua itu menjadi kenangan tersendiri bagi saya, karena disitulah saya mendapatkan banyak teman. Mendapat pelajaran yang sangat berharga serta belajar akan pentingnya kedisiplinan. Hari demi hari ku jalani, hingga pada akhirnya ku menemukan seseorang yang selalu membuat ku bahagia  dan membuat hari-hari terasa ceria, tetapi terkadang juga membuatku bete sepanjangan. Yah, namanya juga remaja berantem terus gak apa-apalah. Iseng-iseng. Hhe*.. J
Masa SMA itu indah, disinilah adanya percintaan, persahabatan, bahkan ampek musuhan juga ada. Apalagi kalo udah di kelas. Dari ribut, nyontek, dapet nilai kecil sekelas, di hukum, dan ampek buat guru marah juga. Wah.. semua ada di masa ini ni. Dan tiga tahunpun berlalu hingga akhirnya menghadapi perang terbesar yaitu UN. Mendengar kata it aja rasanya mau nangis. Mengerikan, menegangkan, bahkan jantung aja mau copot..( hhe* lebay J..).
Tapi apa mau dikata, setiap siswa/siswi SMA kelas XII pasti akan mengikuti UN. Namanya juga tujuan akhir sekolah. Kalo gak ikut percuma selama ini capek-capek sekolah ampek S3. Itu tuh SD, SMP, SMA. Dan tibalah saatnya, hari pertama mengikuti UN, pastinya deg-degan, kalo bahasa desanya mah nervous, yah pokoknya gitulah ampek hari ke empat. Nah setelah itu baru dehh nunggu pengumuman kelulusan tanggal 26 Mei 2012. Pikiran ni udah kemana-mana kaya lagunya Ayu ting-ting tuh, mana nunggu pengumumannya aja ampek sebulan lebih, tepatnya tanggal 26 Mei 2012. Gimana gak uring-uringan coba. Bahkan jenuh dirumah mulu. Pengen jalan tapi gak punya uang. Masa iya harus minjem ! gak banget kan. Pengen minta bayarin tapi yang diharepin juga bokek.
Nasib.. nasib.. L
Tapi sebelum pengumuman kelulusan, sekolah mengadakan perpisahan di sebuah hotel di Palembang yang diadakan pada tanggal 9 Mei 2012. Di hotel “ttuuuuttt” namanya. Tapi ada yang gaswad niihh. Pengennya cantik waktu perpisahan tapi kalo muka gak mendukung kan sama aja bohong. Yahh pede-pede ajalah, kata orang sihh cantik itu relatif jadi ya enjoy ajah. Tapi masi ada yang kurang nii. Persyaratannya itu bagi cewek pake kebaya dan yang cowok minimal pake kemeja + jas atau pake kemeja batik gitu. Nah, masalahnya saya tuh gak suka pake kebaya padahal kan saya cewek. Pake kebaya itu ribet, mana berat lagi bajunya, keberatan payetnya tuhh, dan masalah utamanya kalo jalan gak bisa cepet. Kaya orang jawa bilang mah alon-alon asal kelakon. Tapi tetep aja itu kan lelet. Kalo keselimpet gimana ??? gak lucu banget kalo jatuh terus diketawain. Iya kaannnnn !
Setelah beberapa hari kemudian, tiba deh saatnya perpisahan  hingga akhirnya saya dandan tuh kaya orang mau pergi kondangan. Menor buanget ngett ngett. Tau dahh betapa malunya aku di depan temen-temen. Udahh aaahhh lupain malu tau lo diceritain J. Tapi ya untungnya sihh gak jatuh waktu perpisahan kemarin. Hhe*..
Akan tetapi hati masih belum lega, masih ada masalah yang belum terselesaikan. Yahh itu tuhh nunggu hasil kelulusan. Sebenernya aneh yaa nggak ! masak iya perpisahan duluan dari kelulusan padahal kita kan gak tahu lulus apa enggaknya. Namun apa daya, namanya juga acara sekolah harus tetep diikutin, lo gak ikut rugi dong. Harapan terbesar seluruh murid kelas XII mahh iya pasti lulus dengan nilai yang memuaskan. Dan semoga apa yang saya dan temen-temen semua harapkan doanya di ijabah sama Allah. Amin.
Dan ternyata…….
Jrenggggg…..
Jrenggggg…..
Kami semua LULUS. Syukur Alhamdulillah banget bisa lulus dengan hasil yang cukup baik. Nahh.. sekarang banyak temen-temen yang lagi pada ikut SNMPTN, tapi saya enggak !!!!
Mengapa ????
Karena kalo misalnya lulus, pasti tempat kuliahnya jauhhhhhh bbuuaanggggeettttt. Bakalan izin terus pastinya. Hingga akhirnya saya lebih memilih tempat kuliah yang gak negri alias swasta. Sebenernya kasihan orang tua saya kalo kuliah di tempat ini. Dengan biaya pembangunan yang sangat besar bagiku dan belum embel-embel yang lainnya.
Inilah yang membuat saya harus benar-benar kuliah yang serius. Karena saya kepengen ngebahagiain orang tua yang mengorbankan segalanya untuk saya. Saya  berharap semua  berjalan mulus sampai akhir nantinya dan saya  butuh do’a kalian agar orang tua saya bisa/mampu membiayai saya beberapa taun ke depan. Saya juga berharap agar kedua orang tua saya selalu dilindungi oleh Allah swt. Amin Amin Amin ya robbal alamin.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Puisi untuk Ibu

Ibu
Karya Lia Fidiana

Ibu..
Wajahmu bagaikan matahari
Yang selalu bersinar untuk memberiku kehangatan
Yang selalu membuat hari-hari ku bahagia
Dan Membuat hidupku lebih berwarna

Ibu..
Engkau adalah embun penyejuk hatiku
Yang menyejukkan hatiku dengan kasih sayangmu
Bagiku engkau bagai perisai dalam hidupku
Pengorbananmu sangatlah besar
Engkau rela pertaruhkan nyawamu untukku

Oohh Ibu..
Engkaulah harapanku
Betapa kau sangat berarti untukku
Engkau merawatku dengan penuh kesabaran
Sejak pertama kali aku membuka mata
Orang pertama yang ku lihat adalah dirimu Ibu

Ibu..
Cintamu terangi jalanku
Bagiku engkau tak akan pernah terganti
Kaulah ibuku.. Kalulah kasihku..
Dan doaku akan selalu menyertaimu ibu

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS